Liga Champions
Liga Champions

Sejarah Hat-Trick Tercepat di Liga Champions

Posted on

Tepatnya lima tahun yang lampau, pemain Internasional Prancis, Bafetimbi Gomis berhasil mengukir rekor hat-trick dengan waktu tercepat sepanjang sejarah di ajang Liga Champions. Pada tanggal 7 Desember 2011, Bafetimbi Gomis berhasil memasukkan namanya ke dalam catatan sejarah rekor di ajang Liga Champions, setelah dirinya mampu mencetak hat-trick dengan tempo waktu 7 menit ketika timnya, Olympique Lyon, berhasil menghancurkan tuan rumah Dinamo Zagreb, dengan skor telak 1-7. Hat-trick yang dicetak oleh Bafetimbi Gomis tersebut bukanlah sembarang hat-trick biasa, hat-trick tersebut tercatat di dalam buku sejarah sebagai torehan tiga gol paling cepat yang pernah tercipta di dalam satu partai di ajang Liga Champions. Dan rekor tersebut hingga kini pun masih bertahan.

Liga Champions

Lupakan sosok ajaib dari Barcelona, Lionel Messi, dan buang jauh-jauh nama bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Meskipun kedua megabintang tersebut telah banyak menciptakan torehan hat-trick dan kini mereka berdua sedang berlomba-lomba untuk menggapai rekor 100 golnya di Liga Champions, namun kedua megabintang tersebut hingga kini masih belum bisa menyamai rekor Bafetimbi Gomis. Dalam partai pamungkas yang terjadi di Grup D Liga Champions musim 2011/12 tersebut, Olympique Lyon sebenranya sempat tertinggal terlebih dahulu oleh gol dari Mateo Kovacic yang tercipta di menit ke-40, namun Bafetimbi Gomis langsung mampu menyamakan kedudukan tepat sebelum waktu turun minum / tepatnya di menit ke-45, setelah mengkonversi hasil kemelut di depan gawang menyusul umpan silang dari Aly Cissokho.

Gol kedua Bafetimbi Gomis lantas tercipta saat babak kedua baru berlangsung 3 menit, Gomis sukses menyambar umpan silang dari Jimmy Briand dari sektor sayap kanan. Kemudian di menit ke-52, sejarah tersebut terlahir usai Cissokho mengirimkan umpan silang mendatar yang sangat matang, yang terus berhasil dimanfaatkan oleh Gomis untuk mencocor bola ke gawang yang kosong. Tak berhenti sampai di situ, Gomis kemudian kembali mencetak gol di menit ke-70 sekaligus mencatatkan dirinya dengan torehan quat-trick di laga ini. Sementara gol-gol Lyon lainnya dicetak oleh Briand dan Lisandro Lopez guna memastikan pasukan Remi Garde melaju ke babak 16 besar, untuk mendampingi Real Madrid yang berhasil lolos menjadi pemuncak Grup D.

Rekor yang telah dicetak Bafetimbi Gomis tersebut berhasil memperbarui rekor sebelumnya yang berhasil dicatatkan oleh penyerang muda berusia 16 tahun dari klub Blackburn Rovers, Mike Newell di bulan Desember 1995. Saat itu, Newell mampu mengemas hat-trick dalam kurun waktu 9 menit ketika Blackburn menghajar klub asal Norwegia, Rosenborg dengan skor 4-1. Hat-trick tersebut boleh dibilang tergolong sempurna, Newell menciptakan gol-golnya tersebut dengan menggunakan kaki kanan, kemudian kaki kiri, dan yang terakhir dengan sundulan. Selain itu, kemenangan telak 7-1 tersebut tercatat sebagai kemenangan paling besar yang berhasil diraih oleh Lyon di ajang Liga Champions. Sementara bagi Zagreb, laga tersebut menjadi kekalahan terbesar Zagreb di kajang ompetisi elite Eropa tersebut.